Kisah Lainnya_

"Seaneh apapun kehidupan saya, saya tetap mensyukurinya, karena kehidupan itu sendiri sebenarnya adalah sebuah keajaiban. Bareskrim, Kebon Waru, adalah tempat mempersiapkan diri... Kami akan meneruskan perjalanan." --Ariel

"Banyak sekali spekulasi yang mengatakan kalau band ini sudah tidak akan bisa jalan lagi... Album Suara Lainnya adalah jawaban bagi mereka yang meragukan kami." --Uki

"Saya banyak memahami soal keimanan, hubungan manusia dan Sang Khalik, dan hubungan dengan sesama manusia." --Lukman

"Ketika mengantre di kasir, seorang perempuan paruh baya mengeluarkan kalimat tak senonoh tentang diri Ariel. Saya mencoba untuk tampak biasa-biasa saja. Istri saya langsung pergi." --Reza

"Selama masa-masa sulit itu, dalam doa, saya sangat berharap nafas jiwa saya bisa kembali hidup." --David
           The inspiring book I ever had ...

Di dalam buku setebal 228 halaman ini, 60% isinya memang bersumber dari pengalaman a'a Ariel sendiri dan 40% lainnya adalah pengalaman Uki, Lukman, Reza dan David. At the first page ..

Jadi, hidup telah memilih menurunkan aku ke Bumi.

Judul pertama adalah Suatu Hari di Bulan Mei disini a'a Ariel bercerita bagaimana ketika ia mendapati dirinya secara tiba-tiba telah menjadi orang nomor 1 yang dikejar oleh para pemburu berita. Namanya muncul dimana-mana, antara mimpi dan kenyataan .. ia dipaksa untuk mempercayai semua realita tersebut. Ia juga menuliskan sepenggal paragraf yang menggambarkan perasaannya kala pertama kali menjadi tahanan Bareskrim ...

"Lalu kau injakkan kakimu untuk pertama kalinya disitu. Kau mencoba untuk tetap tenang, namun jantungmu berdetak keras. Kau mencoba untuk normal, namun semua melihat wajahmu pucat. Mencoba menguatkan diri namun tanganmu bergetar. Pukul 2 pagi ini, setelah hari yang menegangkan dan menguras semuanya membuat badan dan pikiran berjalan tidak searah. Pikiranmu tidak lagi menguasai badanmu, dan badanmu enggan mengenali pikiranmu"

Inspiring Man

Disini juga diceritakan bagaimana a'a Ariel menjalani hari-harinya di Bareskrim bersama napi-napi lain. Bagaimana ia bersosialisasi dan mulai menikmati kehidupan di rutan, meski sulit. Judul kedua adalah Musik Bagian dari Hidup Kami, menceritakan masa lalu Ariel .. masa sekolah, masa dimana ia harus bermain musik secara sembunyi-sembunyi. Sampai masa dimana ia melancong dari band satu ke band lainnya. Didalam judul ini, juga terselip kisah-kisah menarik dari personil lain; Uki, Lukman, Reza dan David. Judul yang ketiga adalah Ketika Bintang Terang Menyinari Peterpan. Disini diceritakan bagaimana Peterpan mulai merangkak dari bawah sampai mampu memecahkan rekor Muri, dari yang awalnya cuma sebagai band Cafe .. yang akhirnya mampu merajai belantika musik Indonesia. Tidak hanya itu saja, disini juga dibahas pembuatan album yang sempat terlambat, keluarnya Indra dan Andika dari tubuh Peterpan sampai ketika mereka sempat terlena oleh ketenaran.

Judul keempat adalah Yang Lepas dan Terhempas, menceritakan dampak dipenjarakannya Ariel. Mulai dari dampak yang dialami kru Peterpan, dan juga kisah dari personil lain ketika mereka 'puasa' manggung dan bermusik. Mereka yang tetap bertahan ditengah dera pemberitaan dan pemasukkan yang tak lagi seperti dulu. Lalu judul kelima adalah Jiwa-Jiwa Baru. Menceritakan kehidupan a'a Ariel di rutan Kebon Waru untuk pertama kalinya, proses perekaman lagu "Dara", dan awal mulanya album Suara Lainnya ~ sedikit penggalan puisi dari a'a...

Melewati Hari Pertama

Terkadang ketenangan malam membawa kesedihan

aku lebih memilih tidur seandainya bisa.

Tapi kepala ini tidak pernah mengijinkan,

khayalanku menari nari tidak bisa diam.

Seakan-akan kejadian kehidupan terus meminta untuk dikaji,

dan masa lalu yang tak termaafkan memohon untuk dipertimbangkan selalu ...

Dijudul kelima ini juga ada kisah dari sudut pandang Uki tentang jatuh bangunnya saat proses pembuatan album Suara Lainnya, sampai David yang sempat kritis dan dirawat di ICU, Lukman dan Reza yang sempat hilang dari peredaran. Lalu diakhir judul, ada ringkasan hikmah yang ditulis oleh Ariel tentang perubahan-perubahan sifat personil Peterpan yang menuju ke arah yang lebih baik dan dewasa.
NOAH

Judul keenam adalah Menyongsong Hari yang Cerah, menceritakan pengalaman a'a Ariel waktu asimilasi di GAEA Architect, peluncuran album Suara Lainnya dan kerinduan personil lain akan hadirnya sosok frontman -Ariel- di panggung. Diakhir judul, a'a Ariel menyatakan bahwa penggemar setia adalah alasan utama mereka harus bangkit dan mengembalikan kebanggan Peterpan yang dulu pernah ada dihati mereka (para penggemar). Judul ketujuh (terakhir) dari buku ini adalah Tentang Takdir dan Kehidupan ...

Pada saat masalahmu menghampirimu, janganlah berkecil hati
Itu adalah pasangan hidupmu
Itu adalah takdirmu
Sesuatu yang sudah dipersiapkan untukmu,
Bahkan sebelum kau dilahirkan
Itu adalah pelengkap hidupmu.
Itu adalah gurumu, maka cintailah dia.
Penilaian Tuhan tidak dimulai saat kau menerimanya
Karena semua orang akan menerimanya, tanpa terkecuali
Selayaknya seperti orang-orang sebelumnya ..

Jangan pernah berusaha menolak kesalahanmu
Terimalah itu sebagai bekalmu, untuk perjalanan panjangmu
Justru kesalahanmu dimulai ketika kau menolak menerima kesalahanmu
Sedangkan kau menyadarinya

Lapangkanlah dadamu, sehingga luas, tempat untuk ilmu yang berguna
Penilaian Tuhan dimulai saat kau memperbaikinya

ARIEL

Well .. buku ini adalah inspirasi baru bagi saya. Menginspirasi tentang bagaimana 'bersahabat' yang baik dan benar, tentang bagaimana menerima kesalahan dengan ikhlas, tentang bagaimana menyikapi pandangan orang lain yang menjatuhkan, tentang bagaimana bertahan ditengah dera fitnah dan sesuatu yang hiperbolis. Saya adalah #Sahabat, saya adalah fans mereka nomor 1. Saya akan tetap begitu, meski cemoohan tak pernah berhenti mengalir untuk mereka. Karena dengan adanya orang-orang seperti saya, Peterpan akan tetap hidup
 


SHARE ON:

Hello guys, I'm Tien Tran, a freelance web designer and Wordpress nerd. Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque laudantium, totam rem aperiam, eaque ipsa quae.

2 komentar:

  1. amaziiiiiiing..........
    ada kisah tentang group band EDANE dag? hehhe
    bs dijadikan inspirasi .......berkarya mpe mate...

    BalasHapus
  2. Nama EdanE berasal dari
    singkatan nama Eet Sjahranie
    dan Ecky Lamoh, yang
    akhirnya menjadi E dan E.
    Saat terbentuk tahun 1991,
    EdanE terdiri atas Eet
    Sjahranie (gitar), Ecky Lamoh
    (vokal), Iwan Xaverius (bass),
    dan Fajar Satritama (drum).
    Setelah ikut bersama EdanE
    dalam merilis album pertama,
    " The Beast" (1992), Ecky
    sebagai vokalis meninggalkan
    EdanE, namun EdanE tak
    berganti nama. Heri Batara
    (Ucok) masuk untuk
    menggantikan Ecky, Heri
    Batara menjadi vokalis utama
    dalam dua album Edane,
    "Jabrik" dan " Borneo" - namun
    dalam pengerjaan album
    " Borneo" Heri Batara sempat
    sakit dan digantikan oleh
    "Fatah Mardiko" untuk
    beberapa lagu dalam album
    tersebut. Setelah dua album
    tersebut,posisi Heri Batara
    diambil alih oleh Trison
    Manurung, mantan vokalis
    band Roxx.
    Pada pertengahan tahun 2003,
    EdanE kembali mengalami
    pergantian vokalis, pada 9 Juli
    2003 Trison mengundurkan
    diri dari EdanE, yang diikuti
    berita simpang siur mengenai
    pengunduran dirinya. Setelah
    Trison mengundurkan diri,
    EdanE mendapatkan vokalis
    baru, mantan anggota Razzle
    Band yaitu Robby Matulandi,
    yang biasa membawakan lagu-
    lagu dari Guns n Roses, grup
    musik rock asal Amerika
    Serikat. Dengan hadirnya
    Robby sebagai vokalis, EdanE
    kembali mengusung musik
    beraliran hard rock dengan
    menonjolkan kemampuan
    individual masing-masing
    personelnya di album mereka.
    Menurut Eet Sjahranie,
    pergantian vokalis ini sering
    terjadi karena sejak
    pembuatan album Borneo, di
    antara personel EdanE
    terdapat ketidakseimbangan
    dalam hal memenuhi tuntutan
    musik EdanE.
    EdanE telah merilis tujuh
    album, antara lain The Beast
    (1992), Jabrik (1994), Borneo
    (1996), 9299 (1999), 170 Volts
    (2002), Time To Rock (2005)
    dan Edan (2010), dimana Album
    9299 (Aquarius Musikindo)
    merupakan kompilasi lagu baru
    dan lagu lama, dengan lagu
    "Untuk Dunia", "Dengarkan
    Aku", dan "Rock On" yang
    menjadi hit single. Lagu lama
    yang masuk antara lain
    "Jabrik", "Ikuti" dan "Borneo"
    yang sarat dengan unsur etnik
    Dayak.

    BalasHapus